Kisah Masjid Kobe Dari Jepang Yang Tetap Kokoh Walau Di Hantam Serangan Bom Perang Dunia Ke-2 & Gempa Bumi - Muhammad Vandestra - Books - Createspace Independent Publishing Platf - 9781981407538 - December 3, 2017
In case cover and title do not match, the title is correct

Kisah Masjid Kobe Dari Jepang Yang Tetap Kokoh Walau Di Hantam Serangan Bom Perang Dunia Ke-2 & Gempa Bumi


Get an email once the item is available
Do you have a profile? Log in
Get notified about new Muhammad Vandestra releases
Add to your iMusic wish list

Not rated yet

Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan. Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima serangan pengeboman lewat udara walau tidak dengan sejenis bom Atom seperti Nagasaki dan Hiroshima. Boleh dibilang Kobe juga menjadi rata dengan tanah. Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

Media Books     Paperback Book   (Book with soft cover and glued back)
Released December 3, 2017
ISBN13 9781981407538
Publishers Createspace Independent Publishing Platf
Pages 52
Dimensions 152 × 229 × 4 mm   ·   108 g
Language Indonesian  

More by Muhammad Vandestra

Show all